BAB
I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Masalah
Diabetes mellitus merupakan salah satu penyakit tidak menular yang
prevalensi semakin meningkat dari tahun ke tahun, penyakit ini dapat mengenai
semua organ tubuh dan menimbulkan berbagai macam keluhan. Gejalanya sangat
bervariasi dan dapat timbul secara perlahan, sehingga pasien tidak menyadari
akan adanya perubahan seperti minum yang lebih banyak, buang air kecil ataupun
berat badan yang menurun. Pada tahun 1992, lebih dari 100 juta penduduk di
dunia menderita diabetes mellitus.dan pada tahun 2000 jumlahnya meningkat
menjadi 150 juta yang merupakan 6 % dari populasi dewasa (Amiruddin,2007).
Diabetes
merupakan penyakit yang memasyarakat, diabetes mellitus menjangkau kira-kira
177 juta orang di seluruh dunia. Sebagian dari penderita ini adalah diabetes
tipe II. Organisasi kesehatan dunia (WHO) memprediksi bahwa data di atas masih
akan meningkat lagi menjadi 300 juta orang dalam 25 tahun mendatang
(Lutfi,2007).
Di
Amerika Serikat jumlah penderita diabetes mellitus pada tahun 2006 mencapai 25
juta orang dan pada tahun 2011 meningkat menjadi 40 juta orang (Arturn,2007).
Berdasarkan studi epidemologi lintas silang yang secara
bersamaan menyaring 8,701 pasien dewasa penderita diabetes tipe II di 103 pusat
medis yang di ikutkan dalam penelitian dalam penelitian ini tersebar di 10
negara di Asia
diantaranya Cina, Hongkong,
Indonesia, Malaysia, Pakistan, Filipina,Singapura, Korea Selatan, Taiwan dan Thailand.
Sementara itu diabetes tipe II atau sering didebut diabetes mellitus tidak
tergantung insulin (DMTTI) telah mencapain proporsi epidemik, Khususnya di
Asia. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya populasi usia lanjut, prevelensi
obesitas serta perubahan gaya hidup (Amiruddin,2007).
Jumlah pengidap diabetes mellitus di Indonesia menurut
data WHO Pada tahun 2011 dengan jumlah penderita diabetes mellitus 8 juta jiwa
dan prediksi akan meningkat menjadi lebih 21 juta jiwa pada tahun 2025 (Arturn,2007).
Data di Nanggroe Aceh Darussalam,
yang di dapatkan dari sensus penduduk tahun 2011 yang menderita diabetes mellitus
sebanyak 21%.
Di Banda Aceh yang didapatkan hasil pendataan bahwa penyakit diabetes mellitus
lebih kurang 605
kasus baru terdiaknosis setiap tahunnya (Arafat, 2011)
Data
yang penulis dapatkan dari Medikal Record
(2011). Di Rumah Sakit Umum Daerah Cut Mutia
Lhokseumawe dari bulan Januari 2010 -
Desember
2010 terdapat
225 dengan jenis kelamin laki
- laki 130 orang dan perempuan 95 orang yang menderita
diabetes mellitus. Sedangkan dari bulan januari 2011 - juni
2011 sebanyak 164 orang menderita,
dengan jenis kelamin laki - laki 79
orang dan perempuan
85 orang.
Berdasarkan uraian diatas, maka penulis
tertarik untuk menjadikan kasus diabetes
mellitus tipe II sebagai bahan studi kasus untuk penyelesaian Ujian Akhir
Program (UAP) Prodi D-III Keperawatan STIKes Muhammadiyah Lhokseumawe dengan
judul “ Asuhan keperwawatan PadaTn.B dengan Diabetes Melitus Tipe II
Diruang Perawatan Pria Rumah Sakit Umum Daerah Cut Mutia Kabupaten Aceh Utara”.
B. Tujuan Penulisan
1. Tujuan Umum
Untuk
mendapatkan gambaran dan pengalaman nyata dalam melaksanakan asuhan keperawatan
pada klien Tn.B dengan diabetes
mellitus Tipe II di ruang perawatan pria Rumah Sakit Umum Daerah Cut Meutia
Kabupaten Aceh Utara.
2. Tujuan Khusus
a.
Mendapatkan gambaran
tentang pengkajian keperawatan secara komprehensif pada klien Tn.B dengan diabetes
mellitus Tipe II di ruang perawatan pria Rumah Sakit Umum Daerah Cut Meutia
Kabupaten Aceh Utara.
b.
Dapat mengidentifikasi dan
merumuskan keperawatan yang timbul pada klien Tn.B
dengan diabetes mellitus Tipe II di ruang perawatan pria Rumah Sakit Umum
Daerah Cut Meutia Kabupaten Aceh Utara.
c.
Dapat membuat rencana
asuhan keperawatan pada klien Tn.B dengan diabetes
mellitus Tipe II di ruang perawatan pria Rumah Sakit Umum
Daerah Cut Meutia Kabupaten Aceh Utara.
d.
Dapat melaksanakan
asuhan keperawatan secara komprehensif pada klienTn.A dengan diabetes mellitus Tipe
II di ruang perawatan pria Rumah Sakit Umum Daerah Cut Meutia Kabupaten Aceh
Utara.
e.
Dapat melaksanakan
evaluasi terhadap keberhasilan asuhan keperawatan pada klien Tn.B dengan diabetes
mellitus Tipe II di ruang perawatan pria Rumah Sakit Umum Daerah Cut Meutia
Kabupaten Aceh Utara.
C. Metode Penulisan
Dalam penulisan karya tulis ilmiah ini
penulis menggunakan metode deskriptif
yaitu sasaran penelitian dengan mengumpulkan data melalui teknik:
1) Studi kepustakaan adalah penelitian yang
dilakukan dengan system penelaahan sejumlah sumber yang tertulis baik itu buku
teks, majalah, artikel, website, webpage, dan karya tulis ilmiah lain yang
berhubungan dengan penulisan karya tulis ilmiah ini.
2) Studi kasus adalah pengalaman belajar
lapangan secara langsung di Rumah Sakit Umum Daerah Cut Meutia Kabupaten Aceh
Utara yang dilakukan melalui pendekatan asuhan keperawatan terhadap klien
diabetes mellitus yang telah penulis laksanakan mulai tanggal 24 juni s/d 26 juni 2011 dengan teknik
wawancara, observasi, pemeriksaan fisik dan dokumentasi.
Teknik pengumpulan data yang diperlukan
:
a. Wawancara
(Anamnese) yaitu : mengadakan wawancara baik auto anamnese maupun secara allo
anamnese serta wawancara dengan perawat- perawat diruangan.
b. Pengamatan (observasi) yaitu : penganmatan
keadaan dan perkembangan klien selama perawatan yang dilakukan secara objektif
dan objektif.
c. Pemeriksaan fisik yaitu dengan cara
inspeksi, palpasi, auskultasi, dan perkusi.
d. Dokumentasi
D. Sistematika Penulisan
Untuk lebih terarahnya
penjelasan dan pembahasan karya tulis ini, maka sistematika penulisan disusun
atas lima bab,
yaitu :
BAB I : Pendahuluan,
Latar Belakang, tujuan penulisan, metode penulisan dan sistematika penulisan.
BAB II : Tinjauan Teoritis, Konsep dasar (pengertian,
etiologi, patofisiologi manifestasi klinis, pemeriksaan penunjang,
penatalaksanaan dan komplikasi) dan asuhan keperawatan (Pengkajian, diagnosa
keperawatan, rencana keperawatan, tindakan dan evaluasi).
BAB III : Tinjauan Kasus, Pengkajian, Diagnosa, Rencana,
Tindakan serta Evaluasi.
BAB IV : Pembahasan, Pengkajian, Diagnosa, Rencana,
Tindakan serta Evaluasi.
BAB V : Penutup, Kesimpulan dan Saran.....................
DAFTAR PUSTAKA
Corwin. E J, (2009). Buku Saku Patofisiologi.EGC:Jakarta .
Arafat.(2009)Jumlah Penderita Diabets Di
NAD.http://blogspot.com. Diakses. 15 Juli 2011.
Medical Record, (2011). Rumah Sakit Umum Daerah Cut Mutia Kabupaten Aceh Utara.
Brunner
Dan Suddart, (2002).Buku Ajar Keperawatan
Medikal Bedah, EGC: Jakarta .
Riddwan Amiruddin, (2007). Epidemologi Dan Isu Mutakhirnya.http://Word Pres.Com
Rumahorbo,(2000). Asuhan Keperawatan Klein Dengan
Gangguan Sistem Endokrin.
EGC :Jakarta .
Artun,(2007). http//
Depkes.Go.Id, diakkses Tanggal 25 juli
Notoadmojo,(2004).
Ilmu Kesehatan Masyarakat. Raneraka Cipta:Jakarta .
Brenda,(2003). Buku Keparawatan Klinis
Kedokteran,EGC: Jakarta .
Mansjoer,(2002). Kapita
Selekta Kedokteran .Edisi 3, FKUI,jakarta .
Doengoes,M E,(1999). Rencana Asuhan Keperawatan.EGC:Jakarta .
Artjatmojo,(2002).Patofisiologi Diabetes
Mellitus.http://WWW.Google.com, Diakkses. 13 Juli 2011
Smetzer,(2001).
Buku Keperawatan Medikal Bedah,Alih
Bahasa Waluyo, A. Edisi 8, Vol.1,EGC:Jakarta .
WinStar Social Casino to launch with a virtual
BalasHapusVIPSTER CASINO REVIEW 여수 출장샵 · Hollywood Casino App · 사천 출장마사지 Promotions · Contact 공주 출장마사지 Us 충청북도 출장안마 · 전주 출장마사지 Rewards